Kabar wafatnya ulama yang dikenal dengan julukan Singa Podium tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para santri, alumni, serta masyarakat yang mengenal perjuangan dan dakwah beliau. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan akibat gangguan jantung.
Ulama Kharismatik yang Mendedikasikan Hidup untuk Dakwah
Prof. KH Syukron Ma’mun dikenal luas sebagai ulama yang tegas dalam menyampaikan ajaran Islam serta memiliki dedikasi tinggi terhadap pendidikan dan dakwah. Julukan Singa Podium melekat pada dirinya karena gaya ceramahnya yang lugas, bersemangat, dan kuat dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman.
Lahir di Sampang, Madura, pada 21 Desember 1941, beliau menempuh pendidikan agama di sejumlah pesantren, di antaranya Pondok Pesantren Salafiyah Sidogiri, Jawa Timur, dan Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo.
Salah satu warisan penting perjuangan beliau adalah Pondok Pesantren Daarul Rahman yang didirikan pada 11 Januari 1975 bersama sejumlah sahabatnya. Melalui lembaga pendidikan tersebut, beliau mendedikasikan diri untuk membina generasi santri yang berilmu, berakhlak, serta memiliki pemahaman agama yang kuat.
Pengabdian beliau di dunia pesantren turut memberikan kontribusi bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Sejumlah alumni Daarul Rahman juga melanjutkan perjuangan dalam bidang pendidikan dan mendirikan pesantren di berbagai daerah.
Keluarga Besar MTs Rahmatul Asri Turut Berduka Cita
Keluarga besar MTs Rahmatul Asri menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Prof. KH Syukron Ma’mun. Kepergian beliau merupakan kehilangan bagi dunia dakwah dan pendidikan Islam di Indonesia.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Semoga keluarga yang ditinggalkan, para santri, dan seluruh pihak yang berduka diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.
“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.”
Semoga ilmu, dakwah, dan keteladanan yang telah diwariskan almarhum menjadi amal jariyah yang terus mengalir serta memberikan manfaat bagi umat Islam.
Keluarga Besar MTs Rahmatul Asri
Berilmu • Berakhlak • Berprestasi