Ikuti Kami
Berita 11 Oktober 2026 1 menit baca

Mengakhiri Era "Rajin Malas Sama Saja", Kemendikdasmen Kaji Kebijakan Cabut Kenaikan Kelas Otomatis di 2027

Bagikan
Mengakhiri Era "Rajin Malas Sama Saja", Kemendikdasmen Kaji Kebijakan Cabut Kenaikan Kelas Otomatis di 2027
11 Oktober 2026
1 menit baca
JAKARTA — Ada angin perubahan dalam tata kelola evaluasi belajar di sekolah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana mengubah sistem kelulusan kelas agar tidak lagi berjalan secara otomatis mulai tahun ajaran 2027 mendatang.

Langkah ini diambil sebagai respons atas keprihatinan terhadap mentalitas belajar peserta didik yang mulai bergeser. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menilai sistem kenaikan kelas otomatis yang berlaku selama ini memicu fenomena tidak sehat di kalangan pelajar.

"Selama ini kita melihat gejala 'RMS', yaitu Rajin Malas Sama Saja. Siswa beranggapan mau belajar dengan giat ataupun malas-malasan, hasilnya toh akan tetap naik kelas," ungkap Abdul Mu'ti, menyoroti lemahnya dorongan kompetisi sehat akibat sistem otomatis tersebut.

Fokus pada Kualitas dan Tanggung Jawab Belajar

Melalui kebijakan yang disiapkan untuk tahun 2027 ini, Kemendikdasmen ingin mengembalikan esensi evaluasi belajar yang objektif. Kenaikan tingkat nantinya tidak lagi dipandang sebagai hak otomatis, melainkan bentuk pencapaian akademik dan karakter yang harus diraih melalui proses belajar yang sesungguhnya.

Pemerintah berharap penerapan ini dapat memotivasi siswa untuk lebih serius menguasai materi pelajaran, sementara pihak sekolah memiliki keleluasaan lebih besar untuk melakukan asesmen secara ketat terhadap kompetensi siswanya.

Sumber: