Ikuti Kami
Artikel 21 Oktober 2026 3 menit baca

Resolusi Jihad 22 Oktober 1945: Seruan Ulama untuk Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Bagikan
Resolusi Jihad 22 Oktober 1945: Seruan Ulama untuk Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia
21 Oktober 2026
3 menit baca
ENREKANG – Resolusi Jihad merupakan salah satu dokumen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Naskah yang ditetapkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) pada 22 Oktober 1945 di Surabaya tersebut memuat seruan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk mengambil sikap dan tindakan nyata dalam menghadapi ancaman terhadap kemerdekaan, agama, dan negara.

Resolusi ini lahir dari Rapat Besar Wakil-Wakil Daerah Nahdlatul Ulama se-Jawa dan Madura yang berlangsung pada 21–22 Oktober 1945 di Surabaya.

Dalam naskahnya, para ulama menyampaikan besarnya hasrat umat Islam untuk mempertahankan dan menegakkan agama serta kedaulatan Negara Republik Indonesia yang telah merdeka.

Naskah Lengkap Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama

Berikut transkripsi naskah Resolusi Jihad berdasarkan dokumen yang tersedia.


RESOLUSI JIHAD

Toentoetan Nahdlatoel Oelama kepada Pemerintah Repoeblik Soepaya mengambil tindakan jang sepadan Resoloesi wakil-wakil daerah Nahdlatoel Oelama Seloeroeh Djawa-Madoera

Bismillahirrochmanir Rochim

Resoloesi:

Rapat besar wakil-wakil daerah (Konsoel2) Perhimpoenan Nahdlatoel Oelama seloeroeh Djawa-Madoera pada tanggal 21-22 October 1945 di Soerabaja.

Mendengar:

Bahwa di tiap-tiap Daerah di seloeroeh Djawa-Madoera ternjata betapa besarnja hasrat Oemmat Islam dan ‘Alim Oelama di tempatnja masing-masing oentoek mempertahankan dan menegakkan AGAMA, KEDAOELATAN NEGARA REPOEBLIK INDONESIA MERDEKA.

Menimbang:

a. Bahwa oentoek mempertahankan dan menegakkan Negara Repoeblik Indonesia menurut hoekoem Agama Islam, termasoek sebagai satoe kewadjiban bagi tiap2 orang Islam.

b. Bahwa di Indonesia ini warga negaranja adalah sebagian besar terdiri dari Oemmat Islam.

Mengingat:

a. Bahwa oleh fihak Belanda (NICA) dan Djepang jang datang dan berada di sini telah banjak sekali didjalankan kedjahatan dan kekedjaman jang menganggoe ketentraman oemoem.

b. Bahwa semoea jang dilakoekan oleh mereka itu dengan maksoed melanggar kedaoelatan Negara Repoeblik Indonesia dan Agama, dan ingin kembali mendjadjah di sini maka beberapa tempat telah terdjadi pertempoeran jang mengorbankan beberapa banjak djiwa manoesia.

c. Bahwa pertempoeran-pertempoeran itu sebagian besar telah dilakoekan oleh Oemmat Islam jang merasa wadjib menoeroet hoekoem Agamanja oentoek mempertahankan Kemerdekaan Negara dan Agamanja.

d. Bahwa di dalam menghadapai sekalian kedjadian2 itoe perloe mendapat perintah dan toentoenan jang njata dari Pemerintah Repoeblik Indonesia jang sesoeai dengan kedjadian terseboet.

Memoetoeskan:

1. Memohon dengan sangat kepada Pemerintah Repoeblik Indonesia soepaja menentoekan soeatoe sikap dan tindakan jang njata serta sepadan terhadap oesaha-oesaha jang akan membahajakan Kemerdekaan dan Agama dan Negara Indonesia teroetama terhadap fihak Belanda dan kaki tangannja.

2. Seoapaja memerintahkan melandjoetkan perdjoeangan bersifat “sabilillah” oentoek tegaknja Negara Repoeblik Indonesia Merdeka dan Agama Islam.

Soerabaja, 22 Oktober 1945

NAHDLATOEL OELAMA


Makna Resolusi Jihad bagi Generasi Santri

Resolusi Jihad menunjukkan peran ulama dalam merespons situasi bangsa pada masa awal kemerdekaan. Melalui keputusan tersebut, Nahdlatul Ulama menyampaikan sikap tegas untuk mempertahankan kemerdekaan dan mendorong pemerintah mengambil tindakan nyata menghadapi ancaman terhadap kedaulatan negara.

Bagi generasi santri, peringatan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri sekaligus meneladani semangat pengabdian mereka melalui pendidikan, penguatan akhlak, kepedulian sosial, serta kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Memahami naskah Resolusi Jihad secara langsung juga membantu generasi muda mengenali sumber sejarah dan menghargai perjuangan para pendahulu dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 22 OKTOBER 2026
MERDEKA !!!

MTs Rahmatul Asri — Berilmu • Berakhlak • Berprestasi